Postingan

Menampilkan postingan dari 2010

Pengalaman “menarik” di Gn.Cikuray episode 2

Pengalaman “menarik” di Gn.Cikuray episode 2 Juni 2010 Menurut rencana, agustus 2010ini saya dan teman-teman akan melakukan pendakian Gn.Rinjani yang cukup sulit di Lombok. Persiapan pun disiapkan mulai dari sekitar 3 bulan sebelumnya. Hampir seminggu 3 kali kami melakukan latihan fisik di Sabuga. Dan bulan Juni kami berencana megetes sejauh mana fisik dan kecepatan kami sekarang. Gunung cikuray yang sudah merupakan gunung wajib anak HIMSIPAL menjadi pilihanya, dan yang bersedia bergabung yaitu saya, Rakay dan Zeni. Karena semua cowok maka kami lebih fokus pada speed dan waktu. Sebelumnya sekitar bulan Januari-Februari gunung Cikuray sempat dihebohkan dengan hilangnya seorang wanita asal Bekasi bernama Reni. Reni dinyatakan hilang setelah dtitinggal teman-temanya untuk mencari air, pencarian pun dilakukan sampai sekitar 1 bulan lamanya, namun tidak ada tanda-tanda ditemukanya. Akhirnya Reni dinyatakan hilang dan tidak ditemukan. Jumat sore kami bertiga kumpul di basecamp cikuray...

Pengalaman “menarik” di Gn.Cikuray

Pengalaman “menarik” di Gn.Cikuray Waktu itu ketika saya baru tahun pertama masuk HIMSIPAL, keinginan untuk naik gunung sudah mulai tumbuh, tapi pada saat itu tidak ada senior yang bersedia mengantarkan. Akhirnya pada tahun 2004 ibe, udan, hengki, egar, dan 1 orang siswa gagal bernama hasby alias “pohang”. Sabtu pagi dijadwalkan kita kumpul di rumah Hasby, tp karena hengki dan egar ada acara foto kelas akhirnya siang baru kumpul, dan langsung berangkat naik elf menuju Garut. Sesampainya di terminal Garut kita mulai bertanya-tanya angkutan menuju Cikuray, dan ternyata sudah jam lima sore dan angkot pun sudah tidak ada, akhirnya kami memutuskan untuk istirahat sejenak di pasar dekat terminal. Sungguh beruntung ketika ada seorang pedagang menawarkan untuk bersama-sama denganya menuju desa patrol yang merupakan kaki Gn.Cikuray, kita pun langsung mengiyakan ajakan tersebut. Di jalan kami mengobrol dan ternyata dia memborong dari pasar untuk dijual kembali di desanya, sesampainya di desa ...

Renungan Rinjani

Beberapa tulisan yang sempat tersimpan cukup lama Hembusan angin malam Gelapnya awan kelam Ditemani cicak dan nyamuk berterbangan Lalu aku tersadar Selama ini aku hanya tertidur dalam indahnya mimpi Meskipun terkadang mimpi buruk datang untuk membangunkanku Terlalu banyak yang sudah ditinggalkan Terlalu mahal yang sudah dikorbankan Saatnya menghadapi kenyataan Bangkit menata mimpi Berlari mengejar cita Mengapai poin-poin tujuan Meskipun hanya ditemani suara kodok malam Diterangi cahaya petir dari kejauhan Bernafaskan udara dingin malam Tapi hidup haruslah tetap hidup Karena hidup terlalu indah hanya untuk diam dan tertidur Cahaya itu sudah ada sejak lama walau kini menjauh Biarkan tetesan air mata menyejukan hati Meskipun hanya aku dan Tuhan yang tau Rinjani, 1 8 2010 Berbagai jenis alam pernah kulewati Berbagai rintangan pernah kutaklukan Tapi hidup ini ternyata lebih keras daripada batu karang Lebih seram daripada heningnya gunung Lebih cepat daripada ...

Catatan Perjalanan Gn.Manglayang 1817 mdpl 23-24 Okt '10

Sabtu, 23 Oktober 2010 Bangun di subuh yang indah dan hangat, setelah sholat subuh langsung saya menghubungi teman-teman Himsipal untuk persiapan naik gunung hari ini, ternyata sms sudah menumpuk dari sejak semalam (maklum orang penting banyak yang nagihin)hehe……. semua sms sudah dibalas, semua anggota sudah diberi tahu, tapi ada satu anggota Ahmad Permadi (mod) angkatan 18 yang katanya baru plg dari Jakarta mau ikut, memang semalam sudah ngomong di fb, tp ternyata hape canggih saya tidak menyimpan no makhluk itu, akhrinya susah payah gak dapet juga. Menurut rencana kumpul di sekolah jam 06.00wib, tp karena bareng dengan siswa baru rasanya kurang nyaman, akhirnya memutuskan buat nanti nyusul jam 09.00 dari rumah, deket soalnya kalo jalur Batu Kuda mah. Jam 09.00 otri datang ke rumah bareng Doni sekalian pinjem DSLR. sampai jam 09.30 orang ciparay baru dateng, dan langsung saja kami bertiga packing berbagi barang bawaan, karena barang bawaan cukup banyak, sesuai rencana kita bakal pes...

Papan Panjat HIMSIPAL

Semenjak saya masuk HIMSIPAL pada tahun 2003 lalu, saya baru tau kalo pondasi yang ada di pinggir lapangan voli itu adalah pondasi buat papan panjat HIMSIPAL yang dibuat dengan tangan anggotanya sendiri sedalam kurang lebih 2 meter, namun pondasi itupun terbengkalai sekitar 3 tahun sejak pertama dibuatnya pada tahun 2000, bahkan ketika saya melihat pondasi tersebut untuk pertama kalinya cukup sulit karena sudah tertutup oleh rumput di sekitar pondasi yang cukup tinggi, semula saya kira itu adalah bekas bangunan ato semacamnya, dari situlah saya baru tahu bahwa HIMSIPAL itu punya cita-cita papan panjat Kenapa harus papan panjat??? mungkin karena anak2 HIMSIPAL memang suka memanjat sesuatu, seperti cerita akang2 terdahulu, seperti cerita k'zahid yang ketangkep basah sama guru waktu manjat pager gara-gara pengen bantuin k'ian berantem di deket sawah, trus angkatan saya yang suka mabal manjat pager belakang deket kantin, yang dulu pendek banget, apalagi buat anak HIMSIPAL yang d...

Catatan Perjalanan Gunung Ciremai 3076mdpl 15 - 17 Agustus 2009

Catatan Perjalanan Gn.Ciremai 3076 mdpl Sabtu, 15 Agustus 2009 Hari ini anak-anak HIMSIPAL dijadwalkan akan mendaki gunung Ciremai melewati jalur apuy di daerah majalengka, menurut jadwal sih kita kumpul di depan Dunkin Donuts deket terminal cicaheum jam 07.00 pagi, tapi sampe jam 8an anak-anak yang berangkat dari sekolah belum pada nongol juga. Akhirnya sekitar jam 9an nongol juga anak-anak yang dari sekolah, ada Doni, Candra, Emir, Rizky (bolang), Iwit, Izzah, Aruni, Cintya, Dita, Zeni. dan setelah semuanya berkumpul dan mengcek semua logistik, dan merasa cukup, kita semua berdoa, dan setelah berdoa Doni dan Candra langsung cari bis majalengka yang menurut mereka paling murah diantara bis yg lainya. Akhirnya setelah menemukan bis yang cocok, kita pun naik bis itu, baru berangkat beberapa menit Candra turun lagi dari bis, karena kunci kantornya kebawa dan harus ngembaliin kuncinya dulu, akhirnya kita berangkat tanpa candra dan janjian lagi nanti di terminal maja. Di perjalanan ...