Seberapa pantas kebahagiaan anda dibayar???
Pada sebuah seminar terjadi obrolan dengan Mr.X
Saya : "Mas, kok sudah kerja di ***** tapi kok masih cari duit aja disini?"
Mr.X : "Meskipun saya digaji 20jt/bln, tapi di tngah laut, berarti nyawa dan kebahagiaan saya dihargai segitu, saya lebih layak dapat lebih dari itu"
Saya : "Hmmm...begitu ya" (sombong amat)
Mr.X : "Karena itu saya menjalankan bisnis ini, karena saya lebih layak dibayar
disini dengan pengorbanan yang minim dan hasil yang sama, dan yang penting saya tetap BAHAGIA!"
Saya : "Betul juga ya mas....." ;))
Mr.X : "20jt/bln dilaut saya cepat tua karena stress, caci maki, dan faktor kerja, tapi 20jt/bln disini saya semakin awet muda dan BAHAGIA"
Mr.X : "Kalau kamu masih muda mungkin kamu berfikiran kerja ditengah laut dengan gaji segitu itui dahsyat, tapi ketika kamu berkeluarga, punya anak, punya istri, berapapun kamu dibayar, tetap keluarga kamulah yag paling mahal, jadi bagaimana caranya kebutuhan anak-istri terpenuhi secara finansial, tapi kebahagiaan kamu dan keluarga kamu tidak pernah terbeli oleh apapun"
Saya : "DAHSYAT sekali mas, terima kasih sudah membuka pikiran saya!!!"
Mr. X : "Kamu kesini pake apa?motor atau mobil?"
Saya : "Motor mas"
Mr. X : " Sampai kapan kamu bakal terus kuras harta orang tua kamu?saya suka geli melihat anak muda yang pakai mobil bagus dan mahal tapi harta orang tua, saya lebih bangga pakai motor matik, tapi hasil keringat dan darah saya sendiri"
Inti dari cerita Mr.X itu, coba kita renungkan seberapa pantas kebahagiaan kita dibayar, aoakah yang sudah kita kerjakan dan kita dapatkan hasilnya pantas menurut kita, jika tidak pantas lakukanlah perubahan, kita sendiri yangg menenentukanya
Saya : "Mas, kok sudah kerja di ***** tapi kok masih cari duit aja disini?"
Mr.X : "Meskipun saya digaji 20jt/bln, tapi di tngah laut, berarti nyawa dan kebahagiaan saya dihargai segitu, saya lebih layak dapat lebih dari itu"
Saya : "Hmmm...begitu ya" (sombong amat)
Mr.X : "Karena itu saya menjalankan bisnis ini, karena saya lebih layak dibayar
disini dengan pengorbanan yang minim dan hasil yang sama, dan yang penting saya tetap BAHAGIA!"
Saya : "Betul juga ya mas....." ;))
Mr.X : "20jt/bln dilaut saya cepat tua karena stress, caci maki, dan faktor kerja, tapi 20jt/bln disini saya semakin awet muda dan BAHAGIA"
Mr.X : "Kalau kamu masih muda mungkin kamu berfikiran kerja ditengah laut dengan gaji segitu itui dahsyat, tapi ketika kamu berkeluarga, punya anak, punya istri, berapapun kamu dibayar, tetap keluarga kamulah yag paling mahal, jadi bagaimana caranya kebutuhan anak-istri terpenuhi secara finansial, tapi kebahagiaan kamu dan keluarga kamu tidak pernah terbeli oleh apapun"
Saya : "DAHSYAT sekali mas, terima kasih sudah membuka pikiran saya!!!"
Mr. X : "Kamu kesini pake apa?motor atau mobil?"
Saya : "Motor mas"
Mr. X : " Sampai kapan kamu bakal terus kuras harta orang tua kamu?saya suka geli melihat anak muda yang pakai mobil bagus dan mahal tapi harta orang tua, saya lebih bangga pakai motor matik, tapi hasil keringat dan darah saya sendiri"
Inti dari cerita Mr.X itu, coba kita renungkan seberapa pantas kebahagiaan kita dibayar, aoakah yang sudah kita kerjakan dan kita dapatkan hasilnya pantas menurut kita, jika tidak pantas lakukanlah perubahan, kita sendiri yangg menenentukanya
Komentar
Posting Komentar